KERUGIAN YANG DISEBABKAN DARI G20

Tidak bisa ditolak mentah-mentah, bahwa G20 adalah suatu reaksi keterlanjutan dari forum G7. Artinya, ketika negara maju anggota G7 ternyata gagal untuk mengatasi krisis ekonomi global. Kemudian muncuallah pandangan betapa pentingnya negara-negara lain yang berpendapatan menengah namun memiliki pengaruh terhadap perekonomian. Kemudian negara-negara tersebut diikutsertakan dalam perundingan dalam perundingan untuk membantu mencari solusi masalah ekonomi global. Selain terdapat beberapa keuntungan, ada juga beberapa kerugian yang disebabkan dari G20. Kali ini mimin telah merangkumnya untuk kamu!

sumber: media.cna.al

Dalam setiap KTT, para mentri keuangan dan Gubernur Bank Central dari G20 mengadakan suatu pertemuan beberapa kali dalam setiap tahun. G20 tidak mempunyai sekretariat yang permanen. Penetapan presidensi atau tuan rumah berdasarkan rotasi kawasan anggota dari G20.

Tema besar G20 yang diadakan di Bali kali ini adalah: “Recover Together, Recover Stronger“. Pulih Bersama, Bangkit Lebih Kuat. Selaku tuan rumah KTT G20, Indonesia telah mengusulkan sejumlah inisiatif antara lain, antara lain:

  • Global Expenditure Support Fund (GESF)
  • Global Infrastructure Connectivity Alliance (GICA)
  • Inclusive Digital Economy Accelerator (IDEA Hub)

Baca Juga: MANFAAT MEMAKAN SAYUR SAYURAN SETIAP HARI

Keuntungan yang diperoleh Indonesia sebenarnya hanyalah ‘gengsinya naik’. Sementara kerugian yang di sebabkan tidak sedikit pula, misalnya adalah:

  • Terpaksa mengikuti agenda yang ditetapkan dari blok Barat;
  • Terpaksa menurut pada aturan tambahan yang telah dibuat oleh para anggota seperti ‘paket DHL’ (demokrasi, HAM, lingkungan) yang justru sering merugikan;
  • Biaya penyelenggaraan KTT dan biaya pertemuan yang cukup besar
  • Aturan dagang yang telah di tetapkan blok Barat melalui WTO terpaksa harus diikuti karena negara Indonesia dianggap sebagai negara kaya (padahal Indonesia mempunyai status negara berkembang).

Sedangkan, hal yang tidak berubah adalah:

  • Persepsi negara lain terhadap Indonesia tidak berubah secara derastis.
  • Arus Foreign Direct Invesment (FDI) tak segera berubah besarannya (dalam ukuran terhadap PDB negara kita);
  • Status paspor Indonesia tetap melemah. Masih diharuskan mengurus visa kemana pun ke negara yang di tuju, tidak bisa visa bebas masuk ke negara anggota G20;
  • Tetap dimanfaatkan sumber dayanya oleh blok Barat
  • Transfer teknologi dan manukfatur tidak dilaksanakan.

2 komentar untuk “KERUGIAN YANG DISEBABKAN DARI G20”

  1. Pingback: PEMBUKAAN OLIMPIADE KOPENAS

  2. Pingback: CARA AGAR TETAP KONSISTEN UNTUK MENCAPAI TARGET

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *